I-P-W

TREN PROPERTI NAIK, SEDIKIT TERHAMBAT DI AKHIR DAN AWAL TAHUN . . .

Written by Ali Tranghanda Friday, 28 October 2016 14:39

Tren pertumbuhan pasar perumahan disinyalir telah menunjukkan tren positif menyusul pertumbuhan nilai penjualan pasar perumahan di Jabodebek-Banten di Q3-2016 yang naik sebesar 8,1% (qtq) dengan nilai penjualan sebesar Rp 1.169.372.110.757. Begitu juga yang terjadi dengan tingkat jumlah unit terjual yang naik tipis di Q2-2016 sebesar 3,2% (qtq), mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar 11,8% (qtq) di Q3-2016.

 

PREDIKSI IPW TERBUKTI! PASAR TAKE OFF DI SEMESTER II/2016

Written by Ali Tranghanda Friday, 14 October 2016 15:08

Tekanan yang dialami pasar perumahan primer di Jabodebek-Banten pada Q2-2016 mulai mengalami pertumbuhan positif menyusul naiknya beberapa indikator utama terkait nilai penjualan dan jumlah unit terjual. Setelah pada Q2-2016 nilai penjualan masih mengalami penurunan -13,3% (qtq), maka di Q3-2016 nilai penjualan perumahan di wilayah Jabodebek-Banten yang diperkirakan menjadi benchmark pasar perumahan nasional, mengalami pertumbuhan 8,1% (qtq) dengan nilai penjualan sebesar Rp 1.169.372.110.757. Begitu juga yang terjadi dengan tingkat jumlah unit terjual yang naik tipis di Q2-2016 sebesar 3,2% (qtq), mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar 11,8% (qtq) di Q3-2016.

 

IPW : Tidak Mustahil 70 Triliun Akan Masuk ke Sektor Properti

Written by Ali Tranghanda Thursday, 06 October 2016 15:57

Tax amnesty di Indonesia terbilang sukses bahkan paling sukses di dunia. Periode pertama amnesti pajak telah berakhir pada 30 September 2016 mencapai Rp 3.625 triliun berdasarkan surat pernyataan harta (SPH). Harta tersebut terdiri atas deklarasi dalam negeri senilai Rp 2.536 triliun, deklarasi luar negeri senilai Rp 952 triliun, dan repatriasi Rp 137 triliun.

Apakah dampak luar biasa tax amnesty ini akan menyentuh sektor properti? Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch sebelumnya pernah memperkirakan bahwa sebesar Rp 70 triliun dana repatriasi ini akan masuk ke properti. Menurut beliau dengan asumsi sampai akhir masa tax amnesty 1 April 2017 diperkirakan dana masuk sebesar Rp 150 triliun. Melihat perkembangan saat ini maka tidak mustahil nilai itu akan tercapai bahkan melebihi perkiraan sebelumnya. Angka Rp 70 triliun atau sebesar 47% dari perkiraan dana repatriasi pun dirasakan tidak terlalu muluk, bahkan dimungkinkan sampai 60%-nya akan masuk ke sektor properti.

   

STIMULUS PROPERTI JANGAN TUMPUL DI IMPLEMENTASINYA

Written by Ali Tranghanda Thursday, 22 September 2016 10:01

Banyaknya stimulus di sektor perumahan dan properti yang dikeluarkan pemerintah berpotensi untuk mengangkat pasar perumahan dan properti nasional. Sebut saja mulai dari pelonggaran LTV dan Inden, diturunkannya pajak DIRE, Penurunan PPh final dari 5% menjadi 2,5%, sampai paket kebijakan 13 yang memangkas 70% perijinan. Belum lagi bila melihat dampak tax amnesty dan pembangunan infrastruktur yang akan memberikan dampak luar biasa pada sektor ini. Namun demikian stimulus tersebut harus segera diturunkan dalam bentuk implementasi yang jelas. Indonesia Property Watch terus mendorong pemerintah untuk segera mempercepat langkah-langkah implementasi sehingga stimulus yang ada hanya berjalan di tempat.

   

Golden Property Award

 

Golden Property Award

Mochtar Riady founder Lippo Group

Mochtar Riady founder Lippo Group

Selasa, 16 Juni 2015 tim Majalah Property and The City dan Indonesia Property Watch diterima oleh Bapak Mochtar Riady founder...
Read more...

Profesional Testimonials

Indra W. Antono

Indra W. Antono

Bersumber dari kajian pengalaman dan pemikiran yang mendalam, Penulis...
DR. Ir Panangian Simanungkalit

DR. Ir Panangian Simanungkalit

Buku ini ditulis berdasarkan pengalamannya sebagai analisis properti...
Rudy Margono,MBA

Rudy Margono,MBA

Ide dan pemikiran praktis dalam buku ini sangat bermanfaat dan siap...

PENGADUAN PROPERTI

Dalam upaya untuk mewujudkan pasar properti nasional yang sehat, kepada konsumen yang merasa dirugikan atau mendengar informasi mengenai pengembang nakal, silakan mengirim email kepada Indonesia Property Watch di konsumenproperti@yahoo.co.id

Our Partners

Satisfication of This Website